Tahun Baru Islam kali ini cukup meriah meski terjadi di kampungku saja, legoso ciputat tangerang selatan banten. Anak-anak mengelilingi kampung sembari membawa obor ditangan kanan mereka. Disepanjang perjalanan mereka tak hentinya memuji kebesaran Allah dan sesekali mereka membaca doa awal tahun.
Memang kemeriahan tahun baru islam tidak dapat disamakan dengan tahun baru masehi. Dimana tahun baru masehi identik dengan pesta-pesta dan kembang api. Tapi dalam islam, tentu hal itu tidak dibenarkan. Kita punya tahun baru sendiri, tahun baru Islam. Dimana didalam menyambut tahun baru islam ini kita dianjurkan banyak introspeksi diri, merenung, guna menyongsong tahun ini dengan semakin mendekatkan diri kepada Illahi dan semakin banyak melakukan amal kebaikan.
Selamat Tahun Baru Islam 1431 H. Mudah-mudahan momentum ini dapat kita gunakan untuk kembali semangat dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Tetap semangat pula untuk Gus Yehia, yang tengah berjuang dalam mengemban misi Mengembalikan Jati Diri Bangsa Yang Hilang
4b7a0e9e-d60f-4e67-9aff-8659863a4bfd|0|.0